HIDUP ABADI | Renungan Harian Senin, 17-Juli-23



AYAT BACAAN : YOHANES 17:3-12

Budaya kita mengatakan bahwa kita baru benar-benar bahagia apabila kita sehat, muda, dan energik selamanya. Sesungguhnya, kepuasan kita tidak diperoleh dari semua itu. Sebelum disalibkan, Tuhan Yesus berdoa untuk murid-murid-Nya dan untuk umat-Nya di masa depan. Dia berkata, “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (Yoh. 17:3). Kepuasan dalam hidup berasal dari hubungan kita dengan Allah melalui iman kepada Yesus Kristus. Dialah pengharapan kita untuk masa depan dan sukacita kita untuk masa kini.

Yesus berdoa agar murid-murid-Nya menerapkan pola hidup yang baru: menuruti Allah (ay. 6), percaya bahwa Yesus telah diutus oleh Allah Bapa (ay. 8), dan menjadi satu (ay. 11).
Sebagai orang percaya, kita menantikan kehidupan yang kekal di masa depan bersama-Nya. Namun, selama masih hidup di bumi, kita dapat “mempunyai hidup . . . dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10) yang Dia janjikan, saat ini juga.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
Sumber:Daily Bread
HIDUP ABADI | Renungan Harian Senin, 17-Juli-23 HIDUP ABADI | Renungan Harian Senin, 17-Juli-23 Reviewed by GEPEMBRI BATAM on Juli 17, 2023 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.