AYAT BACAAN : 2 KORINTUS 11:1-4; 12-15
Rasul Paulus tidak ingin jemaat di Korintus mempercayai Yesus yang “salah”. Ia menunjukkan bagaimana guru-guru palsu telah menyusup ke dalam gereja lalu memberitakan “Yesus yang lain” kepada mereka, dan mereka pun teperdaya (2 Kor. 11:3-4).
Paulus mengecam ajaran sesat yang diberitakan guru-guru palsu tersebut. Dalam surat pertamanya kepada jemaat itu, ia telah mengulas kebenaran tentang Yesus yang dinyatakan dalam Kitab Suci. Yesus itu adalah Mesias, yang “telah mati karena dosa-dosa kita, . . . telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, . . . dan kemudian [menampakkan diri] kepada kedua belas murid-Nya,” dan terakhir kepada Paulus sendiri (1 Kor. 15:3-8). Yesus itu telah datang ke dalam dunia melalui kelahiran dari seorang perawan bernama Maria dan dinamai Imanuel (Allah beserta kita) sebagai penegasan atas kodrat ilahi-Nya (Mat. 1:20-23).
Apakah itu seperti Yesus yang kita kenal? Memahami dan menerima kebenaran yang tertulis dalam Alkitab tentang Dia akan menjamin bahwa kita sudah berada di jalan yang benar menuju ke surga.


Tidak ada komentar: